Sebelum para peneliti menemukan adanya black hole, ternyata Al Quran telah mengungkap kejadiannya ratusan tahun yang lalu. Allah berfirman yang makna harfiahnya sebagai berikut, ‘Maka aku bersumpah dengan khunnas, yang berjalan lagi menyapu.’ (at-Takwir: 15-16)

“Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.“Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lainpun akan terangkat.””

"Neraka mempunyai tujuh pintu, untuk masing-masing pintu di huni (sekelompok pendosa yang ditentukan)" (Qs al Hijr :44). Umatku yang mengikuti hawa nafsunya dan tidak memelihara sholat, dan azab ini tidak seberapa bila dibandingkan dengan azab-azab yang lainya.

Seorang ibu yang disakiti oleh anaknya mengirimkan surat pada anaknya. Suatu kisah yang mengharukan , Ibu yang selalu menyayangi anaknya apapun yang dilakukan anaknya terhadapnya. Teladanilah kisah ini...

Blackhole Dalam Quran Muslimah Cantik Bermahkota Rasa Malu 7 Pintu Masuk Neraka Surat dari Ibu

Hadith

Dari Anas radhiallahu'anhu dari Nabi shollalllahu 'alahi wa sallam di dalam menceriterakan apa yang difirmankan oleh Tuhan Yang Maha Mulia lagi Maha Agung, di mana Allah berfirman: "Bila seseorang itu mendekat kepada-Ku sejengkal maka Aku mendekat kepadanya sehasta, bila ia mendekat kepada-Ku sehasta maka Aku mendekat kepadanya sedepa, dan apabila ia datang kepada-Ku dengan berjalan maka Aku datang kepadanya dengan berlari". (Riwayat Bukhari).

Dari Ibnu `Abbas radhiallahu'anhu berkata, Rasulullah shollalllahu 'alahi wa sallam bersabda: "Ada dua nikmat yang kebanyakan manusia tertipu karenanya yaitu kesehatan dan kesempatan". (Riwayat Bukhari).


Tampilkan postingan dengan label Konspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konspirasi. Tampilkan semua postingan

by Muhammad Subhan Nabil Campoez on Tuesday, December 28, 2010 at 8:18pm


‎
"Dan sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah tidak dapat memberi syafaat; akan tetapi (orang yang dapat memberi syafaat ialah) orang yang mengakui yang hak (tauhid) dan mereka menyakini(nya)." (QS. AZ ZUKHRUF:86)


'' Orang - Orang Kafir Yang mereka sembah selain Allah itu, tidak lain hanyalah berhala, dan(dengan menyembahberhala itu) mereka tidak lain hanyalah menyembah setan yang durhaka,
( Qs : An - Nisa Ayat : 117 )



"Sesungguhnya orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
" (QS. AN NISAA':56) 

AL-MASIH ISA BIN MARYAM DAN AL-MASIH AD-DAJJAL


 Abdullah bin Umar r.a. berkata:  Rasulullah saw. bersabda:  Semalam aku mimpi di dekat Ka’bah ada seorang yang merah bagus rupanya panjang rambutnya sampai ke bahunya, lurus rambutnya bagaikan meneteskan air, sambil meletakkan kedua tangannya di atas bahu orang di kanan kirinya, sedang ia tawaf, maka aku bertanya: Siapakah orang itu?  Jawabnya:  Itu Al-Masih Isa bin Maryam.  Kemudian aku melihat juga seorang di belakang'nya, sangat keriting rambutnya, buta matanya sebelah kanan, hampir serupa dengan Ibn Qathan, dia juga meletakkan kedua tangannya di atas bahu dua orang di kanan kirinya, juga tawaf di Ka’bah, ketika aku tanya siapa orang itu?  Dijawab:  Al-Masih Ad-Dajjal.  (Bukhari, Muslim).

AL-MASIH ISA BIN MARYAM DAN AL-MASIH AD-DAJJAL

 Abdullah bin Umar r.a. berkata:  Pada suatu hari Nabi saw. menceritakan Ad-Dajjal kepada orang-orang, lalu bersabda:  Sesungguhnya Allah tidak buta mata sebelah, ingatlah sesungguhnya Ad-Dajjal itu buta mata sebelah kanan, bagaikan buah anggur yang timbul (menonjol). 
(Bukhari, Muslim).


Fitnah Ad-Dajjal merupakan fitnah paling dahsyat sepanjang zaman. Demikian pesan Nabi Muhammad saw di dalam sebuah hadits riwayat Imam Ath-Thabrany. “Allah tidak menurunkan ke muka bumi -sejak penciptaan Adam as hingga hari Kiamat- fitnah yang lebih dahsyat dari fitnah Dajjal.”Namun dalam hadits lainnya –menurut Nabi Muhammad saw- ternyata ada lagi yang lebih mengkhawatirkan bagi ummat Islam.

ذُكِرَ الدَّجَّالُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
فَقَالَ لَأَنَا لَفِتْنَةُ بَعْضِكُمْ أَخْوَفُ عِنْدِي
مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ
وَلَنْ يَنْجُوَ أَحَدٌ مِمَّا قَبْلَهَا
إِلَّا نَجَا مِنْهَا وَمَا صُنِعَتْ فِتْنَةٌ
مُنْذُ كَانَتْ الدُّنْيَا صَغِيرَةٌ
وَلَا كَبِيرَةٌ إِلَّا لِفِتْنَةِ الدَّجَّالِ

Dajjal disebut-sebut didekat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam lalu beliau bersabda: "Sungguh fitnah sebagian dari kalian lebih aku takutkan dari fitnahnya Dajjal dan tidak ada seseorang dapat selamat dari badai fitnah sebelum fitnah Ad-Dajjal melainkan pasti selamat pula darinya (fitnah Dajjal) setelahnya. Dan tidak ada fitnah yang dibuat sejak adanya dunia ini –baik kecil ataupun besar- kecuali untuk (menjemput) fitnah Ad-Dajjal." (AHMAD - 22215)

Berdasarkan hadits di atas berarti kondisi menjelang datangnya puncak fitnah Ad-Dajjal merupakan kondisi yang lebih mengkhawatirkan menurut Nabi saw. Sebab menjelang kedatangan Ad-Dajjal akan hadir fitnah-fitnah yang sedemikian banyaknya sehingga barangsiapa bisa selamat menghadapinya,

maka Nabi saw menjamin bahwa ia bakal selamat menghadapi puncak fitnah Ad-Dajjal yang kemunculannya tidak lama sesudah badai fitnah itu. Dan itu berarti sebaliknya-pun demikian. Barangsiapa yang sudah terperosok ke dalam salah satu atau lebih fitnah di masa itu, niscaya ia bakal terperangkap ke dalam fitnah Ad-Dajjal yang kemunculannya tidak lama sesudah itu.
Kondisi badai fitnah itulah yang digambarkan oleh Nabi Muhammad saw di dalam hadits di bawah ini. Dan kita perlu khawatir bahwa gambarannya sangat sesuai dengan kondisi dunia yang sedang kita hadapi dewasa ini.

بَادِرُوا فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ
يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا
وَيُمْسِي كَافِرًا وَيُمْسِي مُؤْمِنًا
وَيُصْبِحُ كَافِرًا يَبِيعُ
دِينَهُ بِعَرَضٍ مِنْ الدُّنْيَا

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bersegeralah beramal sebelum datangnya rangkaian fitnah seperti sepenggalan malam yang gelap gulita, seorang laki-laki di waktu pagi masih mukmin dan diwaktu sore telahmenjadi kafir, dan di waktu sore masih beriman dan pagi menjadi kafir, ia menjual agamanya demi kesenangan dunia." (AHMAD - 8493)

Nabi saw memprediksi bakal datangnya potongan zaman yang sangat mirip dengan keadaan yang kita hadapi dewasa ini. Fitnah menyelimuti segenap aspek kehidupan sehingga dunia menjadi laksana sepenggalan malam yang gelap gulita. Sulit menemukan orang yang istiqomah. Sangat mudah melihat inkonsistensi manusia, termasuk mereka yang mengaku muslim sekalipun. Muslim melakukan dosa-dosa yang tidak sekedar menyebabkan dirinya dipandang sebagai bermaksiat di mata Allah walau imannya masih tetap diakui. Namun ada pula mereka yang bahkan melakukan dosa-dosa yang menyebabkan batalnya iman-syahadatain pelakunya di mata Allah.




Fitnah meliputi aspek budaya, media, sosial, politik, ekonomi, perdagangan, keuangan, hukum, ideologi, agama, pendidikan, medis, olah-raga, militer dan pertahanan-keamanan. Pendek kata seseorang bisa dengan mudah terperosok ke dalam fitnah karena berbagai aspek kehidupan dunia dewasa ini tidak berjalan berlandaskan petunjuk Ilahi. Nilai-nilai yang bersumber dari Allah dan RasulNya tidak dijunjung tinggi. Nilai-nilai produk manusia-lah yang mendominasi. Tinggal pilih saja. Apakah mau terjebak ke dalam fitnah media, fitnah politik, fitnah hukum, fitnah budaya, fitnah pendidikan atau fitnah ekonomi? Atau bahkan mau borong beberapa fitnah sekaligus? Silahkan, tinggal pilih...! Na’udzubillahi min dzaalika.



Khutbah Rasulullah saw Mengenai Dajjal

Dari Abi Umamah Al-Bahiliy, beliau berkata: "Rasululah s.a.w telah berkhutbah di hadapan kami. Dalam khutbahnya itu Baginda banyak menyentuh masalah Dajjal. Baginda telah bersabda: "Sesungguhnya tidak ada fitnah (kerosakan) di muka bumi yang paling hebat selain daripada fitnah yang dibawa oleh Dajjal.

Setiap Nabi yang diutus oleh Allah SWT ada mengingatkan kaumnya tentang Dajjal. Aku adalah nabi yang terakhir sedangkan kamu adalah umat yang terakhir. Dajjal itu tidak mustahil datang pada generasi (angkatan) kamu. Seandainya dia datang sedangkan aku masih ada di tengah-tengah kamu, maka aku adalah sebagai pembela bagi setiap mukmin. Kalau dia datang sesudah kematianku, maka setiap orang menjaga dirinya. Dan sebenarnya Allah SWT akan menjaga orang-orang mukmin.

"Dajjal itu akan datang nanti dari satu tempat antara Syam dan Irak. Dan mempengaruhi manusia dengan begitu cepat sekali. Wahai hamba Allah, wahai manusia, tetaplah kamu. Di sini akan saya terangkan kepada kamu ciri-ciri Dajjal, yang belum diterangkan oleh nabi-nabi sebelumku kepada umatnya.

"Pada mulanya nanti Dajjal itu mengaku dirinya sebagai nabi. Ingatlah, tidak ada lagi nabi sesudah aku. Setelah itu nanti dia mengaku sebagai Tuhan. Ingatlah bahawa Tuhan yang benar tidak mungkin kamu lihat sebelum kamu mati. Dajjal itu cacat matanya sedangkan Allah SWT tidak cacat, bahkan tidak sama dengan baharu. Dan juga di antara dua mata Dajjal itu tertulis KAFIR, yang dapat dibaca oleh setiap mukmin yang pandai membaca atau buta huruf.

"Di antara fitnah Dajjal itu juga dia membawa syurga dan neraka. Nerakanya itu sebenarnya syurganya sedangkan syurganya itu neraka, yakni panas. Sesiapa di antara kamu yang disiksanya dengan nerakanya, hendaklah dia meminta pertolongan kepada Allah dan hendaklah dia membaca pangkal surah Al-Kahfi, maka nerakanya itu akan sejuk sebagaimana api yang membakar Nabi Ibrahim itu menjadi sejuk"

Di antara tipu dayanya itu juga dia berkata kepada orang Arab: "Seandainya aku sanggup menghidupkan ayah atau ibumu yang sudah lama meninggal dunia itu, apakah engkau mengaku aku sebagai Tuhanmu?" Orang Arab itu akan berkata: "Tentu." Maka syaitan pun datang menyamar seperti ayah atau ibunya. Rupanya sama, sifat-sifatnya sama dan suaranya pun sama. Ibu bapanya berkata kepadanya: "Wahai anakku, ikutilah dia, sesungguhnya dialah Tuhanmu."
"Di antara tipu dayanya juga dia tipu seseorang, yakni dia bunuh dan dia belah dua. Setelah itu dia katakan kepada orang ramai: "Lihatlah apa yang akan kulakukan terhadap hambaku ini, sekarang akan kuhidupkan dia semula. Dengan izin Allah orang mati tadi hidup semula. Kemudian Laknatullah Alaih itu bertanya:
"Siapa Tuhanmu?" Orang yang dia bunuh itu, yang kebetulan orang beriman, menjawab: "Tuhanku adalah Allah, sedangkan engkau adalah musuh Allah." Orang itu bererti lulus dalam ujian Allah dan dia termasuk orang yang paling tinggi darjatnya di syurga."

Kata Rasulullah s.a.w lagi: "Di antara tipu dayanya juga dia suruh langit supaya menurunkan hujan tiba-tiba hujan pun turun. Dia suruh bumi supaya mengeluarkan tumbuh-tumbuhannya tiba-tiba tumbuh. Dan termasuk ujian yang paling berat bagi manusia, Dajjal itu datang ke perkampungan orang-orang baik dan mereka tidak mengakunya sebagai Tuhan, maka disebabkan yang demikian itu tanam-tanaman dan ternakan mereka tidak menjadi.

"Dajjal itu datang ke tempat orang-orang yang percaya kepadanya dan penduduk kampung itu mengakunya sebagai Tuhan. Disebabkan yang demikian hujan turun di tempat mereka dan tanam-tanaman mereka pun menjadi."

"Tidak ada kampung atau daerah di dunia ini yang tidak didatangi Dajjal kecuali Makkah dan Madinah. Kedua-dua kota itu tidak dapat ditembusi oleh Dajjal kerana dikawal oleh Malaikat. Dia hanya berani menginjak pinggiran Makkah dan Madinah. Namun demikian ketika Dajjal datang ke pergunungan di luar kota Madinah, kota Madinah bergoncang seperti gempa bumi. Ketika itu orang-orang munafik kepanasan seperti cacing dan tidak tahan lagi tinggal di Madinah. Mereka keluar dan pergi bergabung dengan orang-orang yang sudah menjadi pengikut Dajjal. Inilah yang dikatakan hari pembersihan kota Madinah.

Dalam hadis yang lain, "di antara fitnah atau tipu daya yang dibawanya itu, Dajjal itu lalu di satu tempat kemudian mereka mendustakannya (tidak beriman kepadanya), maka disebabkan yang demikian itu tanam-tanaman mereka tidak menjadi dan hujan pun tidak turun di daerah mereka. Kemudian dia lalu di satu tempat mengajak mereka supaya beriman kepadanya. Mereka pun beriman kepadanya. Maka disebabkan yang demikian itu Dajjal menyuruh langit supaya menurunkan hujannya dan menyuruh bumi supaya menumbuhkan tumbuh-tumbuhannya. Maka mereka mudah mendapatkan air dan tanam-tanaman mereka subur."

Dari Anas bin Malik, katanya Rasulullah s.a.w bersabda: "Menjelang turunnya Dajjal ada tahun-tahun tipu daya, iaitu tahun orang-orang pendusta dipercayai orang dan orang jujur tidak dipercayai. Orang yang tidak amanah dipercayai dan orang amanah tidak dipercayai."

Dari Jabir bin Abdullah, katanya Rasulullah s.a.w ada bersabda: "Bumi yang paling baik adalah Madinah. Pada waktu datangnya Dajjal nanti ia dikawal oleh malaikat. Dajjal tidak sanggup memasuki Madinah. Pada waktu datangnya Dajjal (di luar Madinah), kota Madinah bergegar tiga kali. Orang-orang munafik yang ada di Madinah (lelaki atau perempuan) bagaikan cacing kepanasan kemudian mereka keluar meninggalkan Madinah. Kaum wanita adalah yang paling banyak lari ketika itu.

Itulah yang dikatakan hari pembersihan. Madinah membersihkan kotorannya seperti tukang besi membersihkan karat-karat besi."

Diriwayatkan oleh Ahmad, hadis yang diterima dari Aisyah r.a. mengatakan: "Pernah satu hari Rasulullah s.a.w masuk ke rumahku ketika aku sedang menangis. Melihat saya menangis beliau bertanya: "Mengapa menangis?" Saya menjawab: "Ya Rasulullah, engkau telah menceritakan Dajjal, maka saya takut mendengarnya." Rasulullah s.a.w berkata: "Seandainya Dajjal datang pada waktu aku masih hidup, maka aku akan menjaga kamu dari gangguannya. Kalau dia datang setelah kematianku, maka Tuhan kamu tidak buta dan cacat."

Dari Jabir bin Abdullah, katanya Rasulullah s.a.w bersabda: "Dajjal muncul pada waktu orang tidak berpegang kepada agama dan jahil tentang agama. Pada zaman Dajjal ada empat puluh hari, yang mana satu hari terasa bagaikan setahun, ada satu hari yang terasa bagaikan sebulan, ada satu hari yang terasa satu minggu, kemudian hari-hari berikutnya seperti hari biasa."

Ada yang bertanya: "Ya Rasulullah, tentang hari yang terasa satu tahun itu, apakah boleh kami solat lima waktu juga?" Rasulullah s.a.w menjawab: "Ukurlah berapa jarak solat yang lima waktu itu." Menurut riwayat Dajjal itu nanti akan berkata: "Akulah Tuhan sekalian alam, dan matahari ini berjalan dengan izinku. Apakah kamu bermaksud menahannya?" Katanya sambil ditahannya matahari itu, sehingga satu hari lamanya menjadi satu minggu atau satu bulan.


Setelah dia tunjukkan kehebatannya menahan matahari itu, dia berkata kepada manusia: "Sekarang apakah kamu ingin supaya matahari itu berjalan?" Mereka semua menjawab: "Ya, kami ingin." Maka dia tunjukkan lagi kehebatannya dengan menjadikan satu hari begitu cepat berjalan.
Menurut riwayat Muslim, Rasulullah s.a.w bersabda: "Akan keluarlah Dajjal kepada umatku dan dia akan hidup di tengah-tengah mereka selama empat puluh. Saya sendiri pun tidak pasti apakah empat puluh hari, empat puluh bulan atau empat puluh tahun. Kemudian Allah SWT mengutus Isa bin Maryam yang rupanya seolah-olah Urwah bin Mas'ud dan kemudian membunuh Dajjal itu."

Dan menurut ceritanya setelah munculnya Dajjal hampir semua penduduk dunia menjadi kafir, yakni beriman kepada Dajjal. Menurut ceritanya orang yang tetap dalam iman hanya tinggal 12,000 lelaki dan 7,000 kaum wanita.

Wallahu A'lam.


اللهم إني أعوذبك بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab jahannam, azab kubur, fitnah kehidupan dan kematian serta dari jahatnya fitnah Al-Masih Ad-Dajjal" (HR. Muslim No. 924)

            
من قرأ سورة الكهف يوم الجمعة فأدرك

الدجال لم يسلط عليه ، - أو قال : لم يضره


“Barangsiapa membaca surah Al-Kahfi di hari Jumat, makaAd-Dajjal tidak bisa menguasainya atau
memudharatkannya.” (HR Baihaqi) 



مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْف عُصِمَ مِنْ الدَّجَّالِ


"Siapa yang menghafal sepuluh ayat dari awal surat Al Kahfi, maka ia akan terpelihara dari (kejahatan) Ad-Dajjal." (MUSLIM - 1342)



قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

مَا أَهْبَطَ اللَّهُ إِلَى الأَرْضِ مُنْذُ خَلَقَ آدَمَ إِلَى أَنْ تَقُومَ السَّاعَةُ

فِتْنَةً أَعْظَمَ مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ

“Allah tidak menurunkan ke muka bumi -sejak penciptaan Adam as hingga hari Kiamat- fitnah yang lebih dahsyat dari fitnah Ad-Dajjal.” (HR Thabrani 1672)





مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ

سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ


"Barangsiapa menghafal sepuluh ayat pertama surah Al-Kahfi, ia terlindungi dari fitnah Ad-Dajjal." (HR Abu Dawud) 

  

Guru saya pernah berkata kepada diri saya

amal'kan lah ilmu'mu walau sebuah biji sawi karena ilmu yang di amalkan bagaikan pohon yg berbuah
sedangkan ilmu yg tidak di amalkan bagaikan pohon yg tidak berbuah walau ilmu itu setinggi gunung seluas lautan.

maka dari itu tolong di antara kalian bagikan ilmu ini
kepada sesama muslim

supaya di antara sesama muslim saling mengingatkan dalam hal kebaikan dan jangan sampai terjadi sesuatu fitnah besar yg akan menjadi bagian dari ad-dajjal laknatullah sebagai
pengikut-pengikut'nya di antara'nya.

 Silahkan berikan comentar Anda  yg sesuai pada ajaran - ajaran syariat Islam.

Wallahu A'llam Bie Shoab


               AL-FAQIR



MUHAMMAD SUBHAN NABIL


DAJJAL TIDAK AKAN TERLEPAS SELAMA ADZHAN MASIH BERKUMANDANG DI SELURUH PELOSOK DUNIA


PARA PENGIKUT-PENGIKUT AD-DAJJAL MENGAKU SEBAGAI TUHAN DAN SESAT PULA AJARANYA






by Azzam Al-intifadha on Thursday, August 5, 2010 at 5:35pm


Zionisme merupakan salah satu gerakan utama Luciferian, dengan “kitab suci iblis” bernama Talmud yang amat sarat dengan pengajaran Kabbalah. Salah satu agenda besarnya adalah menciptakan The New World Order, satu tatanan dunia baru, seperti halnya yang terpahat di lembaran satu dolar AS berbunyi “Novus Ordo Seclorum”. Ini merupakan satu tatanan dunia baru di mana mereka menjadi TUAN dan manusia diluar mereka menjadi budak, dan semua agama langit hancur esensinya dan semua manusia pada akhirnya memeluk agama yang satu yakni Pluralisme. Siapa pun yang mengkampanyekan Pluralisme, maka disadari atau tidak, dia telah ikut dalam gerakan Dajjal tersebut.

Apa yang harus kita kerjakan, umat Islam lakukan, untuk menghadapi dan melawan gerakan Zionisme tersebut? Saya masih percaya ada banyak elemen di dalam ormas maupun lembaga lain yang ada di dalam tubuh umat Islam yang berjuang dengan sungguh-sungguh untuk melakukan itu.

Saya tidak tahu apakah ada “organisasi aliran Islam Murni” sekarang ini. Yang saya tahu, siapa pun dia, jika dia berjuang di atas landasan Qur’an dan Sunnah, hanya meng-ilah-kan Allah Swt, hanya memberi loyalitas sepenuhnya kepada Allah Swt dan Rasul-Nya, maka dia insya Allah sudah berada di jalan Islam yang murni dan benar. Dia sudah berjuang di atas jalan al-haq.

Adapun umat Islam lainnya, saudara-saudara kita semua, hendaknya juga berkhidmat di bidangnya masing-masing. Bagi yang masih berstatus pelajar, belajarlah dengan giat dan jauhilah pergaulan yang merusak. Jangan sekali-kali ikut-ikutan menonton pertunjukkan musik yang sekarang sedang gila-gilaan di gelar tiap pagi di berbagai pelataran parkir mall dan sebagainya, ditayangkan langsung oleh berbagai stasiun teve yang ada. Hanya ”generasi sampah” yang bisa menikmati pertunjukan musik seperti itu. Generasi muda Islam tentulah bukan generasi sampah.

Perbanyaklah membaca buku-buku yang bermutu. Galilah dan carilah api al-Qur’an, jadi bukan hanya menghafal ayat demi ayat saja, tapi juga mengambil “api” atau intisari dari ayat-ayat al-Qur’an tersebut. Berkumpulah dengan teman-teman yang memiliki kehausan akan ilmu pengetahuan, dan saling berbagi ilmu-lah dengannnya. Masa muda adalah masa emas dalam belajar.

Dan satu lagi yang sekarang ini harus dicamkan baik-baik. Janganlah terperosok belajar agama dengan makelar-makelar politik, karena Antum semua akan diperalat dan ditunggangi demi kepentingan mereka semua. Mereka ini bagaikan kecap, banyak merknya, ada merk nasionalis, merk demokrat, merk fasis, merk agama, tetapi ya sama-sama kecap. Beda hanya di kemasan, tapi rasanya sama. Setelah kepentingan mereka tercapai, Antum semua akan ditinggalkan. Mendengarkan mereka sama saja mendengarkan tukang kecap. Tidak ada manfaat apa pun.




Seharusnya umat Islam bergerak dan berjuang demi kemashlahatan dakwah di semua bidang. Ini idealnya. Yang bergerak di bidang media, seperti Eramuslim, bergeraklah dengan lurus. Semua ormas Islam seharusnya memiliki media, setidaknya surat kabar, karena perang pemikiran tidak kalah pentingnya dengan perang konvensional. Bahkan Yahudi dan Hitler pun menyadari hal ini, mengapakah kita tidak?
Dan yang bergerak di bidang ekonomi, berjuanglah dalam mensyiarkan ekonomi lslam yang anti riba. Jangan cuma kemasannya yang sepertinya islami, tetapi tetap saja gemar dengan riba. Ketahuilah jika orang-orang yang gemar makan riba itu dosanya lebih besar dari seorang penzina! Naudzubillahi mindzalik.

Yang bergerak di bidang politik, seharusnya mensyiarkan Islam tanpa malu-malu dan tanpa sungkan-sungkan. Katakan jilbab itu jilbab yang harus menutupi seluruh aurat, bukan sekadar persoalan secarik kain. Katakan jika Islam itu suatu sistem Illahi yang Maha Sempurna dan tidak memerlukan isme-isme lainnya, bukan sekadar mesin pendorong gerobak yang mogok. Islam tidak akan pernah berkoalisi dengan liberalis (Neolib) yang nyata-nyata merupakan salah satu senjata iblis untuk menyesatkan umat manusia.





Rasulullah SAW selalu mendakwahkan Islam dengan jelas dan tegas. Tidak pernah berdakwah dengan kelewat genit dengan alasan apa pun. Take Islam Way or Leave it! Itu saja. Manusia berhak memilih jalan hidupnya, dan semuanya akan dipertanggungjawabkan masing-masing di hari akherat nanti.
Dan saat ini sesungguhnya ada satu jalan bersama dalam memperjuangkan Islam dan menolong saudara-saudara kita yang tengah ditindas oleh kaum kuffar di Palestina, Afghanistan, dan belahan bumi lainnya. Yakni dengan cara boikot, jangan mengalirkan uang yang kita miliki untuk membeli produk-produk dari perusahaan-perusahaan yang jelas-jelas menjadi donatur kaum Zionis.

Dalam kerangka ini, seharusnya umat Islam tidak menyerahkan sejengkal pun tanah dan kekayaan negeri Muslim kepada musuh-musuh-Nya. Tapi lihat yang terjadi di Indonesia! Gunung emas di Papua diserahkan kepada Freeport McMoran yang sampai detik ini masih saja bebas merampok isinya, sehingga yang tadinya berupa gunung emas kini menjadi lembah emas yang sangat dalam dan amat luas.



Lalu mengapa pula cadangan minyak dan gas bumi yang sangat banyak di Cepu diserahkan kepada Exxon Mobile? Semua pihak yang turut andil dalam meloloskan hal ini sesungguhnya telah menjadi donatur Zionis dalam skala besar dalam memerangi perjuangan umat Islam di seluruh dunia. Hampir seluruh kekayaan alam Indonesia sekarang ini dengan leluasa dikangkangi donatur Zionis sejak lama, dan kita diam saja. Saya hanya ingin bertanya, “Ngapain saja dikau yang mengklaim diri sebagai politisi Islam?”

Fakta di dunia ini sekarang, Zionis telah menghegemoni hampir semua sisi kehidupan, sedangkan umat Islam nyaris tidak ada kekuatan penyeimbang yang berarti. Ini fakta, walau terdengar amat pahit. Hanya Allah Swt saat ini yang masih sayang pada kita sehingga di hari ini kita semua masih bisa berangan-angan, suatu saat kelak Islam akan tegak di muka bumi ini. Amien Ya Allah.

by Azzam Al-intifadha on Sunday, December 26, 2010 at 10:41pm

Jika anda saya tanya perihal dimanakah negara yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010? Pasti anda akan cepat menjawab, Afrika Selatan. Lalu jika anda saya tanya siapakah kapten AS Roma saat ini? Tentu anda lugas menyebut Il Attacante, Fransesco Totti. Sambil sesekali anda bubuhi kata-kata khas romanisti kepada saya “Jagoan gua tuh, enak aja lu.”

Akan tetapi jika kemudian pertanyaannya saya ubah, seperti negara atau wilayah manakah nantinya menjadi awal mula hembusan angin akhir zaman akan menyemilir umat muslim seperti tertuang pada agama kita?

Mungkin anda akan tersenyum, atau beberapa dari anda akan menerawang ke awan dan ketika mata anda sudah kembali ke asal, jawaban juga belum anda dapat. Lantas jika anda saya tanya siapakah sahabat Nabi Muhammad SAW yang pernah bermimpi tentang kematian dirinya saat digambarkan mengeluarkan burung dari mulutnya? Mungkin saya juga akan dapat kerenyutan dahi dari anda semua, tak lebih.

Ya begitulah sepakbola telah menjadi mazhab kesekian dalam dinamika keimanan umat muslim. Yang beberapa Imamnya bernama Christian Ronaldo, Wayne Rooney, Didier Drogba, dan bahkan Benny Dolo. Mereka memiliki penganut setia bernama Jama’ah Interisti, Milanisti, Juventini, Liverpudian, Madridistas, atau Jama’ah atas nama Pendukung Indonesia Siap Mati Demi Merah Putih.

Thesa yang menyerempet konyol ini memang terasa tidak berlebihan. Bayangkan seorang wartawan Indonesia sampai polos berkata, bahwa "Bola sebagai media egaliter dan media persatu," kilah Hery Prasetyo, Jurnalis Tabloid Bola Soccer. Lebih jauh, Hery menuturkan bahwasanya "Sepak bola lebih sukses daripada serangkaian Konfrensi-konfrensi yang dilakukan untuk menyatukan seluluh umat di dunia.” Dahsyat. “Di sini tidak ada lagi sekat etnis, suku agama maupun warna kulit," lanjutnya. Berhenti di selebrasi muslimkah? Tentu tidak. Sebab seorang pendeta di sebuah kuil Budha di Thailand berkomentar lebih radikal lagi bahwa "Sepak bola telah menjadi agama dan memiliki pengikut jutaan banyak." Uniknya lagi, di Kuil itu, tahun 2000 silam, teronggok sebuah patung David Beckam, Kapten kesebelasan inggris yang kesohor itu.

Lain Asia, lain cerita. Pada rimba yang berbeda, dalam rangka festival dan konser bertajuk "Kick-off 2006 Kick-off faith", Gereja Berlin, Gereja Brandenbourg dan Gereja Berlin-Wilmersdorf menggelar sepak bola antara Imam Mesjid melawan para Pendeta dan yang menjadi hakim garisnya dari orang Yahudi.

Tak bisa dilupakan juga, ketika belasan ribu warga Jakarta dan sekitarnya yang antre berjam-jam memanfaatkan kesempatan foto bersama trofi Piala Dunia saat dipamerkan di Jakarta Convention Centre (JCC), Selasa, 26 Januari 2010. Acara tersebut merupakan rangkaian Federation Internationale de Football Association (FIFA) World Cup Trophy Tour yang disponsori Coca-Cola.

Warga sampai tulus ikhlas antre berfoto bareng trofi piala dunia yang didominasi anak muda itu, khususnya pelajar SMA yang mendapat undangan khusus dari Coca-Cola. Hanya dalam hitungan detik, hasil foto bersama trofi Piala Dunia itu bisa langsung diambil.

TUGU MENYERUPAI


 Dari Jakarta, sekarang kita terbang ke Madiun. Demi sepakbola, dalam satu hari saja ada dua anak bangsa meregang nyawa. Adalah Ahmad Fatoni (21), warga Gresik yang terjatuh ketika kereta masih berada di Kertosono; serta Ari Sulistyo (17), warga Dukuh Menanggal Surabaya yang terjatuh di Banyumas. Menurut kesaksian teman-temannya, mereka duduk di atas kereta sehingga tidak sadar menabrak kabel-kabel lalu terjatuh terpelanting ke bawah dan terlindas kereta. Dan itu terjadi sebelum pertandingan Persib Bandung dan Persebaya Surabaya, minggu 24 Januari 2010.

Sebenarnya dinamika fanatisme sepakbola di Indonesia sudah berada pada level yang mengkhawatirkan. Semula penulis melihat Kajian tentang Sepakbola menjadi titik pijak pada garapan psikologi sosial ataupun sosiologi. Namun setelah melakukan penelaahan mendalam, problem sepakbola Indonesia memiliki sisi kelam yang pada ujungnya bisa dikaitkan pada hegemoni Zionisme yang bisa mencederai akidah. Terlebih, Sepakbola dan Zionisme masih minim untuk diungkap. Alhasil penulis coba menelusuri pada wilayah rel tersebut.

Kasus almarhum Fathoni dan Ari adalah puncak gunung es atas ideologi sepakbola yang begitu menipu pada level penerapannya. Hal ini setidaknya pernah penulis rasakan sendiri. Saat menjadi pelajar aliyah, penulis termasuk salah satu supporter klub terbesar di Jakarta, lengkap dengan kartu anggota-nya. Kala itu, saat di stadion, telinga dan jiwa kami begitu massif di “doktrin” tak ubahnya seperti seorang mujahid hendak menuju medan jihad.

Kaos yang bertulis rasis, dikenakan seorang Bonek di pojok kanan

Untuk membela klub tercinta, kami dimotivasi yel-yel tentang harga murah sebuah nyawa demi gengsi sebuah klub tercinta. Dan gila-nya lagi banyak suporter yang rata-rata remaja itu mengamini dengan sepenuh hayat. Kasus gap antara Viking dan The Jak, Aremania dan Bonekmania, sampai saat ini bisa menjadi representasinya. Kita sesama anak bangsa dan umat muslim seperti diadu sedemikian rupa oleh mereka. Hal ini kemudian berekses pada kata-kata rasis sepanjang pertandingan yang semarak dilontarkan. Tidak hanya berbuah pada selebrasi kata “sikat”, “hajar”, namun muara itu sampai juga pada aksara “bunuh!” atau “Dibunuh saja!”. Itu belum termasuk kata-kata binatang yang rasanya penulis tidak sampai hati mebeberkannya disini.

Jika anda tidak percaya, silahkan anda datang ke stadion atau coba anda simak betul-betul kala setiap tim bermain di layar kaca. Ini bukan perkara sepele. Karena Menurut Sayyid Quthb, kita mati karena membela negara yang tidak ada urusan dengan iman saja dapat dikatakan mati bukan di Jalan Allah, terlebih ini berperang demi gengsi urusan remeh temeh dunia, semisal sepakbola. Dengan yakin penulis bisa menyimpulkan ini bagian dari mati konyol.

“Tidaklah termasuk golongan kami barangsiapa yang menyeru kepada ashabiyyah (fanatisme kelompok). Dan tidaklah termasuk golongan kami barangsiapa yang berperang atas dasar ashabiyyah (fanatisme kelompok). Dan tidaklah termasuk golongan kami barangsiapa yang terbunuh atas nama ashobiyyah (fanatisme kelompok).” (HR. Abu Dawud)

Selanjutnya Rasulullah pernah menyebut kematian orang-orang yang terbunuh di bawah bendera ashabiyah sebagai mati jahiliyah. Syaikh Safiyurrahman al Mubarakfuri dalam kitab Al Ahzab As Siyasiyyah fil Islam mengutip sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah Saw telah bersabda:

“Barangsiapa berjuang di bawah bendera kefanatikan, bermusuhan karena kesukuan dan menyeru kepada kesukuan, serta tolong menolong atas dasar kesukuan maka bila dia terbunuh dan mati, matinya seperti jahiliyah”. (HR. Muslim)

Namun suatu yang jenaka bisa kita tarik sebagai bahan evaluasi. Bayangkan kita saja yang ngaji belum tentu siap mati demi agama, tapi mereka yang “ngaji”-nya di lapangan malah rela menggadai nyawa, walau hanya demi urusan rumput hijau. Tampak sepele dan menggelikan memang, tapi itu nyata di sekeliling kita.

Kisah Aremania dan gerakan sepuluh ribunya menjadi catatan menarik kesekian yang patut untuk dibahas. Bayangkan mereka yang rata-rata muslim itu berhasil mengumpulkan uang Rp 61 juta di tengah saudara semuslimnya di Palestina, Afganistan, Sudan, dan lain-lain berperang serta kelaparan. Bahkan dengan mengamen yang dimulai pukul 13.30 WIB dalam waktu tidak lebih dua setengah jam terkumpul uang Rp 1.828.900. Para Aremania dari Malang dan Kota Batu ini mengambil tempat di patung Apel alun-alun dan dikoordinasi langsung oleh Yuli Sumpil.

Bergeser ke bagian Barat. Di Bandung, ada gambaran militansi utuh digelar oleh bobotoh Persib. Untuk membantu tim kesayangannya berlaga di kompetisi Superliga Indonesia 2009/10 dan mempertahankan pemain senior supaya tidak hengkang dari Bandung, pertengahan agustus 2009 lalu, kelompok suporter Viking Persib Club bakal memberikan bantuan dana hasil patungan anggotanya. Dan ditengah geliat kemiskinan, bukan main-main Viking hanya membatasi sumbangan minimal Rp15 ribu per orang.

Itu baru pada level suporter, sekarang kita beranjak pada elemen kepemerintahan. Gubernur provinsi DKI Jakarta beberapa tahun yang lalu, demi kelangsungan nyawa Persija rela menggelontorkan uang Rp 23 Miliar. Tak sedikit uang itu disedot buat bayar pemain asing yang tidak jelas apa sumbangsihnya bagi negara, apalagi sumbangannya buat umat Islam. Itu semua tanpa dosa dilakukan pemerintah DKI ditengah para Pedagang Kaki Lima yang kios-kiosnya dirubuhkan. Di tengah para pedagang asongan yang dilarang mengeluarkan insting bisnisnya di perempatan lampu merah. Di tengah para pedagang kecil-kecilan yang gerobak kayunya dibakar hanya karena mengganggu jalan, dan di tengah rakyat kelaparan yang tak berapa lama statusnya cepat berganti menjadi almarhum.

Bisa disimpulkan inilah suntikan ideologi materialisme buta yang mendera akidah kita. Pemerintah DKI rela lebih memilih uang untuk membayar pemain asing ketimbang memberi makan PKL yang rata-rata mereka kelaparan dan warga asli DKI Jakarta sendiri. Jika ditanya, tak lama mereka berdalih: atas instruksi Undang-undang dan sudah sesuai prosedur hukum. Jadilah penulis seperti ingin mengatakan, “Selamat datang di negeri Materialisme, Welcome to Kabbalah’s Value”. Padahal Allah jelas berfirman,  

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui” (QS Al-Anfaal 27).

Dan amanah itu akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah, Imam yang diangkat untuk memimpin manusia itu adalah laksana penggembala, dan dia akan dimintai pertanggungjawaban akan rakyatnya (yang digembalakannya). [HR. Imam al-Bukhari dari sahabat Abdullah bin Umar r.a.]

Kisah diatas hanyalah segelintir catatan bagaimana Ideologi Materialisme dan Hedonisme Yahudi perlahan tanpa kita sadari tersamar dalam keIslaman kita. Gagasan yang dikonstruk dari filosofi Pagan ala Kabbalah Mesir Kuno ini memang tidak muncul dalam rupa menyeramkan. Karena Zionisme Yahudi tahu betul apa strategi yang langsung menembus titik lemah musuh-musuh-nya. Tidak usah diinvasi oleh rudal atau jet-jet canggih yang dimoncongnya bertulis KFR itu, tapi cukup dengan sepakbola umat muslim akan semakin menjauh dari cita-cita Islam, kalau tidak mau disebut kafir.

Gambar Setan sebagai Representasi


Freemason yang berpusat di Inggris memang menyebarkan pengaruhnya, salah satunya melalui olah raga yang paling popular. Sepak bola sudah menjadi ikon bisnis dunia. Program penghapusan Agama ala Freemasonry Yahudi ini menjadi tidak terlelakkan kala kita-kita juga telah menjadi agennya. Negara kita begitu bernafsu menjadi Tuan Rumah Piala Dunia, yang sama sekali tidak jelas kadar keuntungan Iman bagi umat muslim. Sebab semuanya itu demi Rupiah semata. Padahal banyak PR yang layak diselesaikan tinimbang membayang-bayangkan memenuhi Negara ini dengan dagelan sepakbola seperti itu. Masih banyak guru yang tidak sejahtera dan kualitasnya terpendam. Masih banyak anak bangsa yang potensial tapi hidup dari memungut sampah di stasiun kota. Masih menjadi mayoritas kala kita berdiskusi tentang sekolah-sekolah yang berdiri seadanya. Masih banyak kampus-kampus Islam yang perpustakaan-nya minim buku bermutu. Menyedihkan.

Gambar Setan sebagai Representasi "Satanic Symbols". Pagan dan Sihir adalah jelmaan ideologi Freemasonry dari hasil kepercayaan Mesir Kuno. Jadi dengan skenario itu, tak bisa dipungkiri bahwa sepakbola adalah media pencetak uang andalan bagi Freemason. Sebagai contoh, Manchester United pernah dikuasai oleh Ruppert Murdoch, raja media Yahudi. Salah satu klub bola terkaya di dunia. Fans setia mereka sudah tersebar diseluruh penjuru dunia. Termasuk dari anak-anak kita yang tergila-gila memiliki kaosnya.


Logo Setan Chelsea, sebuah simbolisasi Pagan

Belum lagi Chelsea, klub sepakbola yang bercokol di papan atas Liga Inggris saat ini. The Blues memiliki jutaan penggemar seantero bumi, Eropa, Amerika, Asia hingga Papua. Ia dikuasai oleh Roman Abramovich seorang Yahudi tulen. Dan uniknya di kedua logo klub tersebut terbentang gambar setan, yang notabene menjadi symbol Pagan Kabbala.

Nuansa itu semakin kental dengan sebutan MU yang tersohor sebagai The Red Devils, Si Setan Merah dan gambar tiga singa di Footbal Association (FA) mirip dengan lambang Spihnx (Manusia berkepala Singa) yang acap kita temui di loge-loge Masonik.

Bahkan ketika salah seorang fans MU di sebuah situs dikonfrontir tentang hegemoni Yahudi di MU, ia malah membalas, “Fans MU bukan mendukung Yahudi-nya bro, tapi klubnya !!!! ini dunia olahraga coy bukan tempat SARA.”

Bayangkan, persoalan Yahudi hanya dianggap persolan SARA yang tidak kalah penting dari sebuah fanatisme sepakbola. Padahal justru Yahudilah penganut Fasisme sejati. Sudah jutaan anak-anak Palestina, Afghanistan, Sudah, Somalia, dan negera muslim lainnya merana. Ini jelas dalam Kitab Talmud Yahudi, bagaimana mereka menjadikan Talmud sebagai landasan teologis mereka untuk beraksi.

“Hanya orang-orang Yahudi yang manusia, sedangkan orang-orang non Yahudi bukanlah manusia, melainkan binatang.” (Kerithuth 6b hal.78, Jebhammoth 61a)

“Angka kelahiran orang-orang non-Yahudi harus ditekan sekecil mungkin.” (Zohar II, 4b) “Orang Yahudi boleh berdusta untuk menipu orang kafir”. (Baba Kamma 113a.)



Selain itu, beberapa musim lalu, MU dengan logo setan-nya tersebut, juga ditunjang oleh sponsor Vodafone yang lambangnya mengandung Ouroboros. Jika kita mempelajari symbol-simbol Yahudi, Ouroboros termasuk ke dalam ‘Satanic Symbols’ yang memiliki arti sebagai keabadian, kesemestaan, yang juga mewakili kekuatan Lucifer.

Lalu, remaja kita juga digempur untuk selalu berfikir sepakbola. Jika kita tanya kepada pelajar SD dan SMP tentang gambaran profesi kedepan. Mereka dengan lantang menjawab, “Ingin jadi pemain bola, dong”

Main sepak bola memang tidak haram. Itu sah-sah saja. Tapi yang mengkhawatirkan adalah cita-cita itu lahir dari menjejalnya tayangan sepakbola dari malam ketemu pagi (subuh), lanjut ke sore, mahgrib, sampai ketemu malam kembali. Inilah trik musuh-musuh Allah mengatur jadwal pertandingan sedemikian rupa agar tidak berbenturan antara sesama liga-liga elit dunia dan habisnya waktu umat muslim untuk menontong sepakbola adalah keniscayaan. Coba kita telisik acara TV kita, menjelang Isya ada liga Inggris. Agak malam muncul daratan liga Italia. Dan ketika pucuk hari menggelayut saat subuh menyingsing, datanglah Lionel Messi dan kawan-kawan.

Ini juga dikonstruk oleh petinggi Indonesian Super League (ISL). Jika kita perhatikan kenapa negara dengan penganut Islam terbesar di dunia ini, ketika melaksanakan pertandingan sepakbola saja selalu berbenturan dengan waktu shalat. Kini pada sore, ISL kerap bertarung pas adzan Shalat Ashar berkumandang pukul 15.30. Kemudian saat pertandingan waktu malam, bergesekan antara waktu Maghrib dan Isya. Padahal logikanya apa susahnya PSSI menggelar waktu pertandingan malam tepat pukul delapan atau selebihnya. Atau ketika sore dilangsungkan pukul empat setelah shalat Ashar.

Ketika penulis aktif menjadi supporter, mau shalat saja susahnya bukan main. Stadion terbesar sekelas Senayan ternyata tidak memiliki cucuran air yang memadai. Bahkan tempat khusus shalat di dalam stadion saja tidak ada. Tapi kalau sudah pemenuhan daya terang, pemerintah akan mengeluarkan cucuran dana berlimpah. Sekulerisme dalam spakbola terjadi karena memang FIFA tidak pernah menuangkan item adanya tempat ibadah di stadion sebagai suatu keharusan. Tentu ini menjadi tanda tanya apabila jargon sepakbola sebagai pemersatu digemborkan oleh FIFA.

Ouroboros, Ular mengiggit sama dengan lambang Vodafone, Sponsor MU


Negara Arab pun juga demikian. Arab Saudi yang katanya ketat dalam penerapan sunnah, malah membiarkan pemainnya bermain tanpa menutup aurat. Bahkan di Mesir tahun lalu muncul fatwa boleh tak berpuasa bagi pemain sepakbola. Ya Mesir, negara yang pemerintahnya hobi berkoalisi dengan Israel itu. Seperti kelihatan konyol memang, Islam sebagai agama paripurna harus tunduk dengan sepakbola, justru di Negara yang tak akan lupa oleh sejarah, sebagai Negara tempat turunnya para Nabi.

Malah sekarang ini ada gejala baru. Menurut sebuah berita, para pengusaha dan anggota kerajaan di negeri Arab sekarang ini berbondong-bondong membeli klub sepakbola Premier League. Tercatat ada nama Syeikh Mansour yang memiliki klub Manchester City. Ada pula Pangeran Faisal yanag tengah dalam proses membeli klub Liverpool. Yang terakhir adalah Ali Al Faraj yang membeli klub Porstmouth.

Ali Faraj ini kemudian memperkerjakan seorang Israel, Avram Grant. Grant adalah seorang Yahudi yang pernah melatih klub Chelsea, namun kemudian digantikan oleh Luis Felipe Scolari karena dianggap gagal memenuhi ekspektasi sang pemilik klub, Roman Abramovic. Di Portsmouth, Grant akan ditunjuk sebagai Direktur Sepakbola klub tersebut untuk durasi dua tahun. Grant sendiri bukanlah orang baru dalam tubuh Portsmouth. Empat tahun lalu, sebelum melatih Chelsea, ia pernah menjabat sebagai Direktur Teknik.

Itulah sekelumit bagaimana Zionisme menyerang hal-hal yang tampak sepele tapi kini menjadi bahan hiburan bagi dunia. Setiap umat muslim patut waspada, apalagi anda-anda yang bergelar mujahid dakwah. Jangan sampai terlenakan oleh perkara elementer seperti ini, dan tidak terasa bahwa musuh-musuh Allah sudah menghunguskan senjata di hidung kita.

Mungkin sekarang ini orang Yahudi sedang tertawa terbahak-bahak melihat umat Islam yang matanya miring dan tekantuk lalu pulas tidur hingga lupa kewajiban lima waktunya. Demi Arsenal, Demi goyangan Samba Barcelona, hingga tarian bola Sriwijaya. Dan mungkin para annggota Mason sekarang sedang tersenyum-senyum sendiri, lalu tak lama menonggakan kepala dan dengan indah bernyanyi.

“Kuyakin hari ini pasti menang….oooo….aaaaaa…..oooooo…aaaaaa”.

Wallahu a'lam bishshawab.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Copyright 2010 The Brave Syuhada