Sebelum para peneliti menemukan adanya black hole, ternyata Al Quran telah mengungkap kejadiannya ratusan tahun yang lalu. Allah berfirman yang makna harfiahnya sebagai berikut, ‘Maka aku bersumpah dengan khunnas, yang berjalan lagi menyapu.’ (at-Takwir: 15-16)

“Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.“Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lainpun akan terangkat.””

"Neraka mempunyai tujuh pintu, untuk masing-masing pintu di huni (sekelompok pendosa yang ditentukan)" (Qs al Hijr :44). Umatku yang mengikuti hawa nafsunya dan tidak memelihara sholat, dan azab ini tidak seberapa bila dibandingkan dengan azab-azab yang lainya.

Seorang ibu yang disakiti oleh anaknya mengirimkan surat pada anaknya. Suatu kisah yang mengharukan , Ibu yang selalu menyayangi anaknya apapun yang dilakukan anaknya terhadapnya. Teladanilah kisah ini...

Blackhole Dalam Quran Muslimah Cantik Bermahkota Rasa Malu 7 Pintu Masuk Neraka Surat dari Ibu

Hadith

Dari Anas radhiallahu'anhu dari Nabi shollalllahu 'alahi wa sallam di dalam menceriterakan apa yang difirmankan oleh Tuhan Yang Maha Mulia lagi Maha Agung, di mana Allah berfirman: "Bila seseorang itu mendekat kepada-Ku sejengkal maka Aku mendekat kepadanya sehasta, bila ia mendekat kepada-Ku sehasta maka Aku mendekat kepadanya sedepa, dan apabila ia datang kepada-Ku dengan berjalan maka Aku datang kepadanya dengan berlari". (Riwayat Bukhari).

Dari Ibnu `Abbas radhiallahu'anhu berkata, Rasulullah shollalllahu 'alahi wa sallam bersabda: "Ada dua nikmat yang kebanyakan manusia tertipu karenanya yaitu kesehatan dan kesempatan". (Riwayat Bukhari).


Tampilkan postingan dengan label Jelang Kiamat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jelang Kiamat. Tampilkan semua postingan


alt
Penyerangan terhadap warga muslim Kampung Melayu Selambo, Deli Serdang, Sumatera Utara telah berlalu lebih dari dua bulan. Tapi hingga kini belum ada tersangka yang ditangkap. ‘Teroris’ sedang bergentayangan.


“Di Medan ada teroris”, kata Ketua FUI Sumatera Utara Sudirman Timsar Zubil tajam. Teroris yang dimaksud Timsar bukanlah orang yang dicap teroris oleh Densus 88.
Teroris itu  adalah ratusan orang non-muslim dan preman bayaran yang menyerang umat Islam di Kampung Melayu Selambo, Deli Serdang, Sumatera Utara pada Sabtu pagi, 30 Oktober 2010 lalu.

Pagi itu sekitar pukul 10.00 WIB, 20 orang warga muslim Kampung Melayu Sambo terpaksa bertahan di Masjid Al Barakah di kampung itu. Sebelumnya mereka memang telah mendengar akan adanya serangan itu. Sekitar 300 orang warga non muslim dari kampung tetangga ditambah sejumlah orang preman bayaran dengan senjata tajam di tangan masing-masing menyerang Kampung Melayu Selambo. Ada yang membawa kelewang, golok, linggis, dan juga batu. Dengan sadisnya mereka melempari Masjid Al Barakah hingga atapnya bocor di sana-sini, sambil berteriak,” mereka cuma sedikit, bunuh saja orang Islam teroris, di Jakarta kalian bisa menang, jangan coba-coba di sini.”

Ajaibnya, meski warga muslim dalam posisi diserang tetapi yang jatuh korban justru di pihak penyerang. Empat orang penyerang terluka, dua di antaranya kritis dan harus diopname di sebuah rumah sakit di Medan. Menurut pengakuan salah seorang warga kepada Pengurus FUI Sumatera Utara, saat warga muslim berada di Masjid mereka melihat para penyerang yang berjumlah ratusan orang itu saling berkelahi sendiri. Setelah mengepung warga muslim selama 15 menit, akhirnya mereka mundur dan membakar tujuh unit rumah warga.

Berawal Rebutan Lahan

alt
Menurut Timsar, kasus yang akhirnya berujung SARA ini sebenarnya dilatarbelakangi oleh perebutan lahan eks PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) yang telah habis masa Hak Guna Usahanya (HGU) dan tidak diperpanjang lagi. 

Lahan yang dikuasai warga Kampung Melayu Selambo, adalah bagian dari lahan seluas sekitar 425 hektar yang oleh Wakil Bupati Deli Serdang, Drs. H.R. Usman Harahap, melalui suratnya No. 593/6183 tanggal 24 November 2000 telah meminta kepada Kepala Kanwil BPN Propinsi Sumatera Utara dan Ketua Tim B.Plus untuk secepatnya memproses penyelesaian tanah garapan sebagaimana tuntutan masyarakat yang diwakilkan kepada Barbin Sahyuti dan Ismail. 

Muspika Kecamatan Percut Sei Tuan dalam pertemuan dengan para pihak terkait pada hari Rabu tanggal 22 Mei 2002 telah menyimpulkan/menyatakan bahwa penggarap liar harus menghentikan kegiatan membangun rumah-rumah di dalam lokasi 425 hektar yang diklaim dan diperjuangkan oleh Barbin Sahyuti dan kawan-kawan.

Meski sudah ada surat Wakil Bupati dan peringatan Muspika tersebut, fakta di lapangan tidak sesuai dengan maksud penyelesaian secara hukum yang dilakukan kedua instansi di Deli Serdang itu. Para penggarap tidak mengindahkan semua larangan dan peringatan pihak yang berwenang. Jumlah mereka terus bertambah banyak, sehingga masyarakat yang diwakili oleh Barbin Sahyuti terus dirugikan. 

“Hal itu sungguh tidak adil dan terus menimbulkan masalah sosial yang bila dibiarkan dapat mengganggu kondusifitas wilayah Sumatera Utara.”, kata Timsar.

Karena itu Timsar mendesak agar BPN Sumatera Utara, dan Tim B. Plus segera menyelesaikan permasalahan tanah garapan masyarakat seluas 425 hektar di Selambo Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang itu.

“Konflik ini harusnya tidak perlu terjadi jika Pemkab Deli Serdang bertindak tegas dalam menjalankan peraturan/undang-undang yang berlaku.”, lanjut Timsar.  

Terpancing Isu SARA

Kasus tanah yang berujung SARA ini akhirnya ditangani oleh Polresta Medan. Tetapi setelah lebih dari dua bulan berlalu, tidak ada perkembangan yang berarti. Padahal kasus ini sangat berbahaya karena dapat berakibat buruk, menyakitkan dan menyedihkan sebagaimana pernah terjadi di Ambon, Maluku dan Poso. 

“Pemerintah harus peka dan cepat bertindak tegas. Tangkap dan adili provokator yang meniupkan isu SARA dan melakukan tindak kekerasan terhadap umat Islam yang bertahan di dalam Masjid, serta membakar 7 unit rumah ketika mereka mundur”, desak Timsar.

Pada hari Selasa 30 Nopember 2010 rombongan dari FUI-SU yang berjumlah 20 orang bersilaturahim ke Desa Kampung Melayu Selambo. Benar, seperti pengaduan yang disampaikan wakil  masyarakat sebelumnya, puing-puing 7 unit rumah yang hangus terbakar  dipasang police line, tampak pula atap Masjid Al Barakah yang bocor belum diperbaiki. Yang paling menyedihkan, ketika melihat wajah layu dan cemas para ibu dan anak-anak yang masih trauma oleh serangan dan tindak kekerasan yang mereka alami. Terlebih lagi ketika mereka akan mengambil sisa tanaman mereka yang dirusak para penyerang, ada lelaki tinggi besar mendatangi ibu tersebut, dan melarang mereka bekerja sambil menyatakan pula bahwa lahan tersebut akan mereka bangun perumahan. 

Karena itu Forum Umat Islam Sumatera Utara (FUI-SU) mendesak Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Pusat untuk secara benar dan adil menegakkan hukum dan keadilan. Selain itu, yang tidak kalah penting dan mendesak, Pemerintah harus memberi perhatian dan bantuan kepada 35 kepala keluarga plus anak-anak mereka yang berjumlah 105 orang.

Saat ini mereka tidak dapat mengusahakan lagi ladang yang selama ini menjadi sumber mata pencarian sehari-hari. Mereka sekarang memenuhi kebutuhan hidup dari bantuan saudara-saudara mereka di luar desa mereka dan makan minum dari dapur umum. Tujuh kepala keluarga yang rumahnya  musnah dibakar masih menumpang pada tetangga yang rumahnya juga kecil dan teramat sederhana. 

“Saya menghimbau kaum muslimin dimanapun berada untuk turut membantu ikhwan di Selambo yang keadaan mereka sekarang ini sangat buruk. Mari kita wujudkan ukhuwah Islamiyah”, seru Timsar.

Hingga kini, telah dua bulan lebih peristiwa penyerangan itu berlalu. Namun belum seorangpun dari penyerang yang ditangkap dan ditahan. Padahal diantara mereka ada yang diketahui nama dan tempat tinggalnya. Warga muslim telah mengadukan kasus itu pada tanggal 30 Oktober 2010 dengan Surat Tanda Bukti Lapor Nomor: STBL/2675/X/2010/SU/Resta Medan dan STBL/2676/X/2010/SU/Resta Medan. 

Jangan karena alasan sengketa rebutan lahan perkara pidana tidak diproses. Nuansa SARA yang dimunculkan para penyerang telah menjadikan kasus ini tidak lagi murni sengketa lahan.  Karenanya pemerintah harus peka dan cepat tanggap agar tidak timbul diskriminasi di kalangan umat Islam. Ketidakadilan selalu memicu terjadinya konflik, apalagi telah ada yang menghembuskan isu SARA. Na’udzubillaahi min dzaalik. (Shodiq Ramadhan)


by Muhammad Subhan Nabil Campoez on Tuesday, December 28, 2010 at 8:18pm


"Dan sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah tidak dapat memberi syafaat; akan tetapi (orang yang dapat memberi syafaat ialah) orang yang mengakui yang hak (tauhid) dan mereka menyakini(nya)." (QS. AZ ZUKHRUF:86)


'' Orang - Orang Kafir Yang mereka sembah selain Allah itu, tidak lain hanyalah berhala, dan(dengan menyembahberhala itu) mereka tidak lain hanyalah menyembah setan yang durhaka,
( Qs : An - Nisa Ayat : 117 )



"Sesungguhnya orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
" (QS. AN NISAA':56) 

AL-MASIH ISA BIN MARYAM DAN AL-MASIH AD-DAJJAL


 Abdullah bin Umar r.a. berkata:  Rasulullah saw. bersabda:  Semalam aku mimpi di dekat Ka’bah ada seorang yang merah bagus rupanya panjang rambutnya sampai ke bahunya, lurus rambutnya bagaikan meneteskan air, sambil meletakkan kedua tangannya di atas bahu orang di kanan kirinya, sedang ia tawaf, maka aku bertanya: Siapakah orang itu?  Jawabnya:  Itu Al-Masih Isa bin Maryam.  Kemudian aku melihat juga seorang di belakang'nya, sangat keriting rambutnya, buta matanya sebelah kanan, hampir serupa dengan Ibn Qathan, dia juga meletakkan kedua tangannya di atas bahu dua orang di kanan kirinya, juga tawaf di Ka’bah, ketika aku tanya siapa orang itu?  Dijawab:  Al-Masih Ad-Dajjal.  (Bukhari, Muslim).

AL-MASIH ISA BIN MARYAM DAN AL-MASIH AD-DAJJAL

 Abdullah bin Umar r.a. berkata:  Pada suatu hari Nabi saw. menceritakan Ad-Dajjal kepada orang-orang, lalu bersabda:  Sesungguhnya Allah tidak buta mata sebelah, ingatlah sesungguhnya Ad-Dajjal itu buta mata sebelah kanan, bagaikan buah anggur yang timbul (menonjol). 
(Bukhari, Muslim).


Fitnah Ad-Dajjal merupakan fitnah paling dahsyat sepanjang zaman. Demikian pesan Nabi Muhammad saw di dalam sebuah hadits riwayat Imam Ath-Thabrany. “Allah tidak menurunkan ke muka bumi -sejak penciptaan Adam as hingga hari Kiamat- fitnah yang lebih dahsyat dari fitnah Dajjal.”Namun dalam hadits lainnya –menurut Nabi Muhammad saw- ternyata ada lagi yang lebih mengkhawatirkan bagi ummat Islam.

ذُكِرَ الدَّجَّالُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
فَقَالَ لَأَنَا لَفِتْنَةُ بَعْضِكُمْ أَخْوَفُ عِنْدِي
مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ
وَلَنْ يَنْجُوَ أَحَدٌ مِمَّا قَبْلَهَا
إِلَّا نَجَا مِنْهَا وَمَا صُنِعَتْ فِتْنَةٌ
مُنْذُ كَانَتْ الدُّنْيَا صَغِيرَةٌ
وَلَا كَبِيرَةٌ إِلَّا لِفِتْنَةِ الدَّجَّالِ

Dajjal disebut-sebut didekat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam lalu beliau bersabda: "Sungguh fitnah sebagian dari kalian lebih aku takutkan dari fitnahnya Dajjal dan tidak ada seseorang dapat selamat dari badai fitnah sebelum fitnah Ad-Dajjal melainkan pasti selamat pula darinya (fitnah Dajjal) setelahnya. Dan tidak ada fitnah yang dibuat sejak adanya dunia ini –baik kecil ataupun besar- kecuali untuk (menjemput) fitnah Ad-Dajjal." (AHMAD - 22215)

Berdasarkan hadits di atas berarti kondisi menjelang datangnya puncak fitnah Ad-Dajjal merupakan kondisi yang lebih mengkhawatirkan menurut Nabi saw. Sebab menjelang kedatangan Ad-Dajjal akan hadir fitnah-fitnah yang sedemikian banyaknya sehingga barangsiapa bisa selamat menghadapinya,

maka Nabi saw menjamin bahwa ia bakal selamat menghadapi puncak fitnah Ad-Dajjal yang kemunculannya tidak lama sesudah badai fitnah itu. Dan itu berarti sebaliknya-pun demikian. Barangsiapa yang sudah terperosok ke dalam salah satu atau lebih fitnah di masa itu, niscaya ia bakal terperangkap ke dalam fitnah Ad-Dajjal yang kemunculannya tidak lama sesudah itu.
Kondisi badai fitnah itulah yang digambarkan oleh Nabi Muhammad saw di dalam hadits di bawah ini. Dan kita perlu khawatir bahwa gambarannya sangat sesuai dengan kondisi dunia yang sedang kita hadapi dewasa ini.

بَادِرُوا فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ
يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا
وَيُمْسِي كَافِرًا وَيُمْسِي مُؤْمِنًا
وَيُصْبِحُ كَافِرًا يَبِيعُ
دِينَهُ بِعَرَضٍ مِنْ الدُّنْيَا

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bersegeralah beramal sebelum datangnya rangkaian fitnah seperti sepenggalan malam yang gelap gulita, seorang laki-laki di waktu pagi masih mukmin dan diwaktu sore telahmenjadi kafir, dan di waktu sore masih beriman dan pagi menjadi kafir, ia menjual agamanya demi kesenangan dunia." (AHMAD - 8493)

Nabi saw memprediksi bakal datangnya potongan zaman yang sangat mirip dengan keadaan yang kita hadapi dewasa ini. Fitnah menyelimuti segenap aspek kehidupan sehingga dunia menjadi laksana sepenggalan malam yang gelap gulita. Sulit menemukan orang yang istiqomah. Sangat mudah melihat inkonsistensi manusia, termasuk mereka yang mengaku muslim sekalipun. Muslim melakukan dosa-dosa yang tidak sekedar menyebabkan dirinya dipandang sebagai bermaksiat di mata Allah walau imannya masih tetap diakui. Namun ada pula mereka yang bahkan melakukan dosa-dosa yang menyebabkan batalnya iman-syahadatain pelakunya di mata Allah.




Fitnah meliputi aspek budaya, media, sosial, politik, ekonomi, perdagangan, keuangan, hukum, ideologi, agama, pendidikan, medis, olah-raga, militer dan pertahanan-keamanan. Pendek kata seseorang bisa dengan mudah terperosok ke dalam fitnah karena berbagai aspek kehidupan dunia dewasa ini tidak berjalan berlandaskan petunjuk Ilahi. Nilai-nilai yang bersumber dari Allah dan RasulNya tidak dijunjung tinggi. Nilai-nilai produk manusia-lah yang mendominasi. Tinggal pilih saja. Apakah mau terjebak ke dalam fitnah media, fitnah politik, fitnah hukum, fitnah budaya, fitnah pendidikan atau fitnah ekonomi? Atau bahkan mau borong beberapa fitnah sekaligus? Silahkan, tinggal pilih...! Na’udzubillahi min dzaalika.



Khutbah Rasulullah saw Mengenai Dajjal

Dari Abi Umamah Al-Bahiliy, beliau berkata: "Rasululah s.a.w telah berkhutbah di hadapan kami. Dalam khutbahnya itu Baginda banyak menyentuh masalah Dajjal. Baginda telah bersabda: "Sesungguhnya tidak ada fitnah (kerosakan) di muka bumi yang paling hebat selain daripada fitnah yang dibawa oleh Dajjal.

Setiap Nabi yang diutus oleh Allah SWT ada mengingatkan kaumnya tentang Dajjal. Aku adalah nabi yang terakhir sedangkan kamu adalah umat yang terakhir. Dajjal itu tidak mustahil datang pada generasi (angkatan) kamu. Seandainya dia datang sedangkan aku masih ada di tengah-tengah kamu, maka aku adalah sebagai pembela bagi setiap mukmin. Kalau dia datang sesudah kematianku, maka setiap orang menjaga dirinya. Dan sebenarnya Allah SWT akan menjaga orang-orang mukmin.

"Dajjal itu akan datang nanti dari satu tempat antara Syam dan Irak. Dan mempengaruhi manusia dengan begitu cepat sekali. Wahai hamba Allah, wahai manusia, tetaplah kamu. Di sini akan saya terangkan kepada kamu ciri-ciri Dajjal, yang belum diterangkan oleh nabi-nabi sebelumku kepada umatnya.

"Pada mulanya nanti Dajjal itu mengaku dirinya sebagai nabi. Ingatlah, tidak ada lagi nabi sesudah aku. Setelah itu nanti dia mengaku sebagai Tuhan. Ingatlah bahawa Tuhan yang benar tidak mungkin kamu lihat sebelum kamu mati. Dajjal itu cacat matanya sedangkan Allah SWT tidak cacat, bahkan tidak sama dengan baharu. Dan juga di antara dua mata Dajjal itu tertulis KAFIR, yang dapat dibaca oleh setiap mukmin yang pandai membaca atau buta huruf.

"Di antara fitnah Dajjal itu juga dia membawa syurga dan neraka. Nerakanya itu sebenarnya syurganya sedangkan syurganya itu neraka, yakni panas. Sesiapa di antara kamu yang disiksanya dengan nerakanya, hendaklah dia meminta pertolongan kepada Allah dan hendaklah dia membaca pangkal surah Al-Kahfi, maka nerakanya itu akan sejuk sebagaimana api yang membakar Nabi Ibrahim itu menjadi sejuk"

Di antara tipu dayanya itu juga dia berkata kepada orang Arab: "Seandainya aku sanggup menghidupkan ayah atau ibumu yang sudah lama meninggal dunia itu, apakah engkau mengaku aku sebagai Tuhanmu?" Orang Arab itu akan berkata: "Tentu." Maka syaitan pun datang menyamar seperti ayah atau ibunya. Rupanya sama, sifat-sifatnya sama dan suaranya pun sama. Ibu bapanya berkata kepadanya: "Wahai anakku, ikutilah dia, sesungguhnya dialah Tuhanmu."
"Di antara tipu dayanya juga dia tipu seseorang, yakni dia bunuh dan dia belah dua. Setelah itu dia katakan kepada orang ramai: "Lihatlah apa yang akan kulakukan terhadap hambaku ini, sekarang akan kuhidupkan dia semula. Dengan izin Allah orang mati tadi hidup semula. Kemudian Laknatullah Alaih itu bertanya:
"Siapa Tuhanmu?" Orang yang dia bunuh itu, yang kebetulan orang beriman, menjawab: "Tuhanku adalah Allah, sedangkan engkau adalah musuh Allah." Orang itu bererti lulus dalam ujian Allah dan dia termasuk orang yang paling tinggi darjatnya di syurga."

Kata Rasulullah s.a.w lagi: "Di antara tipu dayanya juga dia suruh langit supaya menurunkan hujan tiba-tiba hujan pun turun. Dia suruh bumi supaya mengeluarkan tumbuh-tumbuhannya tiba-tiba tumbuh. Dan termasuk ujian yang paling berat bagi manusia, Dajjal itu datang ke perkampungan orang-orang baik dan mereka tidak mengakunya sebagai Tuhan, maka disebabkan yang demikian itu tanam-tanaman dan ternakan mereka tidak menjadi.

"Dajjal itu datang ke tempat orang-orang yang percaya kepadanya dan penduduk kampung itu mengakunya sebagai Tuhan. Disebabkan yang demikian hujan turun di tempat mereka dan tanam-tanaman mereka pun menjadi."

"Tidak ada kampung atau daerah di dunia ini yang tidak didatangi Dajjal kecuali Makkah dan Madinah. Kedua-dua kota itu tidak dapat ditembusi oleh Dajjal kerana dikawal oleh Malaikat. Dia hanya berani menginjak pinggiran Makkah dan Madinah. Namun demikian ketika Dajjal datang ke pergunungan di luar kota Madinah, kota Madinah bergoncang seperti gempa bumi. Ketika itu orang-orang munafik kepanasan seperti cacing dan tidak tahan lagi tinggal di Madinah. Mereka keluar dan pergi bergabung dengan orang-orang yang sudah menjadi pengikut Dajjal. Inilah yang dikatakan hari pembersihan kota Madinah.

Dalam hadis yang lain, "di antara fitnah atau tipu daya yang dibawanya itu, Dajjal itu lalu di satu tempat kemudian mereka mendustakannya (tidak beriman kepadanya), maka disebabkan yang demikian itu tanam-tanaman mereka tidak menjadi dan hujan pun tidak turun di daerah mereka. Kemudian dia lalu di satu tempat mengajak mereka supaya beriman kepadanya. Mereka pun beriman kepadanya. Maka disebabkan yang demikian itu Dajjal menyuruh langit supaya menurunkan hujannya dan menyuruh bumi supaya menumbuhkan tumbuh-tumbuhannya. Maka mereka mudah mendapatkan air dan tanam-tanaman mereka subur."

Dari Anas bin Malik, katanya Rasulullah s.a.w bersabda: "Menjelang turunnya Dajjal ada tahun-tahun tipu daya, iaitu tahun orang-orang pendusta dipercayai orang dan orang jujur tidak dipercayai. Orang yang tidak amanah dipercayai dan orang amanah tidak dipercayai."

Dari Jabir bin Abdullah, katanya Rasulullah s.a.w ada bersabda: "Bumi yang paling baik adalah Madinah. Pada waktu datangnya Dajjal nanti ia dikawal oleh malaikat. Dajjal tidak sanggup memasuki Madinah. Pada waktu datangnya Dajjal (di luar Madinah), kota Madinah bergegar tiga kali. Orang-orang munafik yang ada di Madinah (lelaki atau perempuan) bagaikan cacing kepanasan kemudian mereka keluar meninggalkan Madinah. Kaum wanita adalah yang paling banyak lari ketika itu.

Itulah yang dikatakan hari pembersihan. Madinah membersihkan kotorannya seperti tukang besi membersihkan karat-karat besi."

Diriwayatkan oleh Ahmad, hadis yang diterima dari Aisyah r.a. mengatakan: "Pernah satu hari Rasulullah s.a.w masuk ke rumahku ketika aku sedang menangis. Melihat saya menangis beliau bertanya: "Mengapa menangis?" Saya menjawab: "Ya Rasulullah, engkau telah menceritakan Dajjal, maka saya takut mendengarnya." Rasulullah s.a.w berkata: "Seandainya Dajjal datang pada waktu aku masih hidup, maka aku akan menjaga kamu dari gangguannya. Kalau dia datang setelah kematianku, maka Tuhan kamu tidak buta dan cacat."

Dari Jabir bin Abdullah, katanya Rasulullah s.a.w bersabda: "Dajjal muncul pada waktu orang tidak berpegang kepada agama dan jahil tentang agama. Pada zaman Dajjal ada empat puluh hari, yang mana satu hari terasa bagaikan setahun, ada satu hari yang terasa bagaikan sebulan, ada satu hari yang terasa satu minggu, kemudian hari-hari berikutnya seperti hari biasa."

Ada yang bertanya: "Ya Rasulullah, tentang hari yang terasa satu tahun itu, apakah boleh kami solat lima waktu juga?" Rasulullah s.a.w menjawab: "Ukurlah berapa jarak solat yang lima waktu itu." Menurut riwayat Dajjal itu nanti akan berkata: "Akulah Tuhan sekalian alam, dan matahari ini berjalan dengan izinku. Apakah kamu bermaksud menahannya?" Katanya sambil ditahannya matahari itu, sehingga satu hari lamanya menjadi satu minggu atau satu bulan.


Setelah dia tunjukkan kehebatannya menahan matahari itu, dia berkata kepada manusia: "Sekarang apakah kamu ingin supaya matahari itu berjalan?" Mereka semua menjawab: "Ya, kami ingin." Maka dia tunjukkan lagi kehebatannya dengan menjadikan satu hari begitu cepat berjalan.
Menurut riwayat Muslim, Rasulullah s.a.w bersabda: "Akan keluarlah Dajjal kepada umatku dan dia akan hidup di tengah-tengah mereka selama empat puluh. Saya sendiri pun tidak pasti apakah empat puluh hari, empat puluh bulan atau empat puluh tahun. Kemudian Allah SWT mengutus Isa bin Maryam yang rupanya seolah-olah Urwah bin Mas'ud dan kemudian membunuh Dajjal itu."

Dan menurut ceritanya setelah munculnya Dajjal hampir semua penduduk dunia menjadi kafir, yakni beriman kepada Dajjal. Menurut ceritanya orang yang tetap dalam iman hanya tinggal 12,000 lelaki dan 7,000 kaum wanita.

Wallahu A'lam.


اللهم إني أعوذبك بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab jahannam, azab kubur, fitnah kehidupan dan kematian serta dari jahatnya fitnah Al-Masih Ad-Dajjal" (HR. Muslim No. 924)

            
من قرأ سورة الكهف يوم الجمعة فأدرك

الدجال لم يسلط عليه ، - أو قال : لم يضره


“Barangsiapa membaca surah Al-Kahfi di hari Jumat, makaAd-Dajjal tidak bisa menguasainya atau
memudharatkannya.” (HR Baihaqi) 



مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْف عُصِمَ مِنْ الدَّجَّالِ


"Siapa yang menghafal sepuluh ayat dari awal surat Al Kahfi, maka ia akan terpelihara dari (kejahatan) Ad-Dajjal." (MUSLIM - 1342)



قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

مَا أَهْبَطَ اللَّهُ إِلَى الأَرْضِ مُنْذُ خَلَقَ آدَمَ إِلَى أَنْ تَقُومَ السَّاعَةُ

فِتْنَةً أَعْظَمَ مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ

“Allah tidak menurunkan ke muka bumi -sejak penciptaan Adam as hingga hari Kiamat- fitnah yang lebih dahsyat dari fitnah Ad-Dajjal.” (HR Thabrani 1672)





مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ

سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ


"Barangsiapa menghafal sepuluh ayat pertama surah Al-Kahfi, ia terlindungi dari fitnah Ad-Dajjal." (HR Abu Dawud) 

  

Guru saya pernah berkata kepada diri saya

amal'kan lah ilmu'mu walau sebuah biji sawi karena ilmu yang di amalkan bagaikan pohon yg berbuah
sedangkan ilmu yg tidak di amalkan bagaikan pohon yg tidak berbuah walau ilmu itu setinggi gunung seluas lautan.

maka dari itu tolong di antara kalian bagikan ilmu ini
kepada sesama muslim

supaya di antara sesama muslim saling mengingatkan dalam hal kebaikan dan jangan sampai terjadi sesuatu fitnah besar yg akan menjadi bagian dari ad-dajjal laknatullah sebagai
pengikut-pengikut'nya di antara'nya.

 Silahkan berikan comentar Anda  yg sesuai pada ajaran - ajaran syariat Islam.

Wallahu A'llam Bie Shoab


               AL-FAQIR



MUHAMMAD SUBHAN NABIL


DAJJAL TIDAK AKAN TERLEPAS SELAMA ADZHAN MASIH BERKUMANDANG DI SELURUH PELOSOK DUNIA


PARA PENGIKUT-PENGIKUT AD-DAJJAL MENGAKU SEBAGAI TUHAN DAN SESAT PULA AJARANYA






by Azzam Al-intifadha on Thursday, August 5, 2010 at 5:35pm


Zionisme merupakan salah satu gerakan utama Luciferian, dengan “kitab suci iblis” bernama Talmud yang amat sarat dengan pengajaran Kabbalah. Salah satu agenda besarnya adalah menciptakan The New World Order, satu tatanan dunia baru, seperti halnya yang terpahat di lembaran satu dolar AS berbunyi “Novus Ordo Seclorum”. Ini merupakan satu tatanan dunia baru di mana mereka menjadi TUAN dan manusia diluar mereka menjadi budak, dan semua agama langit hancur esensinya dan semua manusia pada akhirnya memeluk agama yang satu yakni Pluralisme. Siapa pun yang mengkampanyekan Pluralisme, maka disadari atau tidak, dia telah ikut dalam gerakan Dajjal tersebut.

Apa yang harus kita kerjakan, umat Islam lakukan, untuk menghadapi dan melawan gerakan Zionisme tersebut? Saya masih percaya ada banyak elemen di dalam ormas maupun lembaga lain yang ada di dalam tubuh umat Islam yang berjuang dengan sungguh-sungguh untuk melakukan itu.

Saya tidak tahu apakah ada “organisasi aliran Islam Murni” sekarang ini. Yang saya tahu, siapa pun dia, jika dia berjuang di atas landasan Qur’an dan Sunnah, hanya meng-ilah-kan Allah Swt, hanya memberi loyalitas sepenuhnya kepada Allah Swt dan Rasul-Nya, maka dia insya Allah sudah berada di jalan Islam yang murni dan benar. Dia sudah berjuang di atas jalan al-haq.

Adapun umat Islam lainnya, saudara-saudara kita semua, hendaknya juga berkhidmat di bidangnya masing-masing. Bagi yang masih berstatus pelajar, belajarlah dengan giat dan jauhilah pergaulan yang merusak. Jangan sekali-kali ikut-ikutan menonton pertunjukkan musik yang sekarang sedang gila-gilaan di gelar tiap pagi di berbagai pelataran parkir mall dan sebagainya, ditayangkan langsung oleh berbagai stasiun teve yang ada. Hanya ”generasi sampah” yang bisa menikmati pertunjukan musik seperti itu. Generasi muda Islam tentulah bukan generasi sampah.

Perbanyaklah membaca buku-buku yang bermutu. Galilah dan carilah api al-Qur’an, jadi bukan hanya menghafal ayat demi ayat saja, tapi juga mengambil “api” atau intisari dari ayat-ayat al-Qur’an tersebut. Berkumpulah dengan teman-teman yang memiliki kehausan akan ilmu pengetahuan, dan saling berbagi ilmu-lah dengannnya. Masa muda adalah masa emas dalam belajar.

Dan satu lagi yang sekarang ini harus dicamkan baik-baik. Janganlah terperosok belajar agama dengan makelar-makelar politik, karena Antum semua akan diperalat dan ditunggangi demi kepentingan mereka semua. Mereka ini bagaikan kecap, banyak merknya, ada merk nasionalis, merk demokrat, merk fasis, merk agama, tetapi ya sama-sama kecap. Beda hanya di kemasan, tapi rasanya sama. Setelah kepentingan mereka tercapai, Antum semua akan ditinggalkan. Mendengarkan mereka sama saja mendengarkan tukang kecap. Tidak ada manfaat apa pun.




Seharusnya umat Islam bergerak dan berjuang demi kemashlahatan dakwah di semua bidang. Ini idealnya. Yang bergerak di bidang media, seperti Eramuslim, bergeraklah dengan lurus. Semua ormas Islam seharusnya memiliki media, setidaknya surat kabar, karena perang pemikiran tidak kalah pentingnya dengan perang konvensional. Bahkan Yahudi dan Hitler pun menyadari hal ini, mengapakah kita tidak?
Dan yang bergerak di bidang ekonomi, berjuanglah dalam mensyiarkan ekonomi lslam yang anti riba. Jangan cuma kemasannya yang sepertinya islami, tetapi tetap saja gemar dengan riba. Ketahuilah jika orang-orang yang gemar makan riba itu dosanya lebih besar dari seorang penzina! Naudzubillahi mindzalik.

Yang bergerak di bidang politik, seharusnya mensyiarkan Islam tanpa malu-malu dan tanpa sungkan-sungkan. Katakan jilbab itu jilbab yang harus menutupi seluruh aurat, bukan sekadar persoalan secarik kain. Katakan jika Islam itu suatu sistem Illahi yang Maha Sempurna dan tidak memerlukan isme-isme lainnya, bukan sekadar mesin pendorong gerobak yang mogok. Islam tidak akan pernah berkoalisi dengan liberalis (Neolib) yang nyata-nyata merupakan salah satu senjata iblis untuk menyesatkan umat manusia.





Rasulullah SAW selalu mendakwahkan Islam dengan jelas dan tegas. Tidak pernah berdakwah dengan kelewat genit dengan alasan apa pun. Take Islam Way or Leave it! Itu saja. Manusia berhak memilih jalan hidupnya, dan semuanya akan dipertanggungjawabkan masing-masing di hari akherat nanti.
Dan saat ini sesungguhnya ada satu jalan bersama dalam memperjuangkan Islam dan menolong saudara-saudara kita yang tengah ditindas oleh kaum kuffar di Palestina, Afghanistan, dan belahan bumi lainnya. Yakni dengan cara boikot, jangan mengalirkan uang yang kita miliki untuk membeli produk-produk dari perusahaan-perusahaan yang jelas-jelas menjadi donatur kaum Zionis.

Dalam kerangka ini, seharusnya umat Islam tidak menyerahkan sejengkal pun tanah dan kekayaan negeri Muslim kepada musuh-musuh-Nya. Tapi lihat yang terjadi di Indonesia! Gunung emas di Papua diserahkan kepada Freeport McMoran yang sampai detik ini masih saja bebas merampok isinya, sehingga yang tadinya berupa gunung emas kini menjadi lembah emas yang sangat dalam dan amat luas.



Lalu mengapa pula cadangan minyak dan gas bumi yang sangat banyak di Cepu diserahkan kepada Exxon Mobile? Semua pihak yang turut andil dalam meloloskan hal ini sesungguhnya telah menjadi donatur Zionis dalam skala besar dalam memerangi perjuangan umat Islam di seluruh dunia. Hampir seluruh kekayaan alam Indonesia sekarang ini dengan leluasa dikangkangi donatur Zionis sejak lama, dan kita diam saja. Saya hanya ingin bertanya, “Ngapain saja dikau yang mengklaim diri sebagai politisi Islam?”

Fakta di dunia ini sekarang, Zionis telah menghegemoni hampir semua sisi kehidupan, sedangkan umat Islam nyaris tidak ada kekuatan penyeimbang yang berarti. Ini fakta, walau terdengar amat pahit. Hanya Allah Swt saat ini yang masih sayang pada kita sehingga di hari ini kita semua masih bisa berangan-angan, suatu saat kelak Islam akan tegak di muka bumi ini. Amien Ya Allah.




artikel ERAMUSLIM
Ada tiga tanda fenomenal dari tanda-tanda Kiamat yang perlu diantisipasi dewasa ini oleh umat manusia pada umumnya dan umat Islam pada khususnya. Dua di antara ketiga tanda itu masuk dalam kategori tanda-tanda besar Kiamat. Satu lagi kadang dimasukkan ke dalam tanda besar, namun ada pula yang menyebutnya sebagai tanda penghubung antara tanda- tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat.
Tanda penghubung antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat ialah diutusnya Imam Mahdi. Imam Mahdi merupakan tanda Kiamat yang menghubungkan antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat karena datang pada saat dunia sudah menyaksikan munculnya seluruh tanda-tanda kecil Kiamat yang mendahului tanda-tanda besar Kiamat. Allah tidak akan mengizinkan tanda-tanda besar Kiamat datng sebelum berbagai tanda kecil Kiamat telah tuntas kemunculannya.
Banyak orang barangkali belum menyadari bahwa kondisi dunia dewasa ini ialah dalam kondisi dimana hampir segenap tanda-tanda kecil Kiamat yang diprediksikan oleh Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam telah bermunculan semua. Coba perhatikan beberapa contoh tanda-tanda kecil Kiamat berikut ini:
  • Dan perceraian banyak terjadi ويكثر الطلاق
  • Dan banyak terjadi kematian mendadak (tiba-tiba) و الموت الفجاء
  • Dan banyak mushaf diberi hiasan (ornamen) و حلية المصاحف
  • Dan masjid-masjid dibangun megah-megah و زخرفت المساجد
  • Dan berbagai perjanjian dan transaksi dilanggar sepihak و نقضت العهود
  • Dan berbagai peralatan musik dimainkan و استعملت المأزف
  • Dan berbagai jenis khamr diminum manusia و شربت الخمور
  • Dan perzinaan dilakukan terang-terangan و فخش الزنا
  • Dan para pengkhianat dipercaya (diberi jabatan kepemimpinan) و اؤتمن الخائن
  • Dan orang yang amanah dianggap pengkhianat (penjahat/teroris) و خون الأمين
  • Tersebarnya Pena (banyak buku diterbitkan) ظهور القلم
  • Pasar-pasar (Mall, Plaza, Supermarket) Berdekatan تتقارب الأسواق
  • Penumpahan darah dianggap ringan استخفاف بالدم
  • Makan riba أكل الربا
Jadi kalau kita perhatikan, contoh-contoh di atas jelas sudah kita jumpai di zaman kita dewasa ini. Bahkan bila kita buka kitab para Ulama yang menghimpun hadits-hadits mengenai tanda-tanda kecil Kiamat, lalu kita baca satu per satu hadits-hadits tersebut hampir pasti setiap satu hadits selesai kita baca kita akan segera bergumam di dalam hati: “Wah, yang ini sudah..!” Hal ini akan selalu terjadi setiap habis kita baca satu hadits. Laa haula wa laa quwwata illa billah....
Jika tanda-tanda kecil Kiamat sudah hampir muncul seluruhnya berarti kondisi dunia dewasa ini berada di ambang menyambut kedatangan tanda-tanda besar Kiamat. Dan bila asumsi ini benar, berarti dalam waktu dekat kita semua sudah harus bersiap-siap untuk menyambut datangnya tanda penghubung antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat, yaitu diutusnya Imam Mahdi ke tengah ummat Islam. Hal ini menjadi selaras dengan isyarat yang diungkapakan Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam mengenai dua pra-kondisi menjelang diutusnya Imam Mahdi.
أُبَشِّرُكُمْ بِالْمَهْدِيِّ يُبْعَثُ فِي أُمَّتِي عَلَى اخْتِلَافٍ مِنْ النَّاسِ
وَزَلَازِلَ فَيَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا
“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa. Ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kese-wenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Ahmad)
Nabi shollallahu ’alaih wa sallam mengisyaratkan adanya dua prakondisi menjelang diutusnya Imam Mahdi ke tengah ummat Islam. Kedua prakondisi tersebut ialahpertama, banyak terjadi perselisihan antar-manusia dankedua, terjadinya gempa-gempa. Subhaanallah. Jika kita amati kondisi dunia saat ini sudah sangat sarat dengan perselisihan antar-manusia, baik yang bersifat antar-pribadi maupun antar-kelompok. Demikian pula dengan fenomena gempa sudah sangat tinggi frekuensi berlangsungnya belakangan ini.
Berarti kedatangan Imam Mahdi merupakan tanda Akhir Zaman yang jelas-jelas harus kita antisipasi dalam waktu dekat ini. Dan jika sudah terjadi berarti kitapun harus segera mempersiapkan diri untuk mematuhi perintah Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam yang berkaitan dengan kemunculan Imam Mahdi. Kita diperintahkan untuk segera berbai’at dan bergabung ke dalam barisannya sebab episode-episode berikutnya merupakan rangkaian perang yang dipimpin Imam Mahdi untuk menaklukkan negeri-negeri yang dipimpin oleh para Mulkan Jabriyyan(Para penguasa yang memaksakan kehendak dan mengabaikan kehendak Allah dan RasulNya).
فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَبَايِعُوهُ وَلَوْ حَبْوًا عَلَى الثَّلْجِ فَإِنَّهُ خَلِيفَةُ اللَّهِ الْمَهْدِيُّ
“Ketika kalian melihatnya (Imam Mahdi) maka ber-bai’at-lah dengannya walaupun harus merangkak-rangkak di atas salju karena sesungguhnya dia adalah Khalifatullah Al-Mahdi.” (HR Ibnu Majah)

Imam Mahdi akan mengibarkan panji-panji Al-Jihad Fi Sabilillah untuk memerdekakan negeri-negeri yang selama ini dikuasai oleh para Mulkan Jabriyyan (Para penguasa yang memaksakan kehendak dan mengabaikan kehendak Allah dan RasulNya).Beliau akan mengawali suatu proyek besar membebaskan dunia dari penghambaan manusia kepada sesama manusia untuk hanya menghamba kepada Allah semata, Penguasa Tunggal dan Sejati langit dan bumi. Beliau akan memastikan bahwa dunia diisi dengan sistem dan peradaban yang mencerminkankalimatthoyyibah Laa ilaha illAllah Muhammadur Rasulullahdari ujung paling timur hingga ujung paling barat.
Ghazawaat (perang-perang) tersebut akan dimulai darijazirah Arab kemudian Persia (Iran) kemudian Ruum (Eropa dan Amerika) kemudian terakhir melawan pasukan Yahudi yang dipimpin langsung oleh puncak fitnah, yaitu Dajjal. Dan uniknya pasukan Imam Mahdi Insya Allah akan diizinkan Allah untuk senantiasa meraih kemenangan dalam berbagai perang tersebut.
تَغْزُونَ جَزِيرَةَ الْعَرَبِ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ فَارِسَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ
ثُمَّ تَغْزُونَ الرُّومَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ تَغْزُونَ الدَّجَّالَ فَيَفْتَحُهُ اللَّهُ
“Kalian akan perangi jazirah Arab dan Allah akan beri kemenangan kalian atasnya, kemudian kalian akan menghadapi Persia dan Allah akan beri kemenangan kalian atasnya, kemudian kalian akan perangi Ruum dan Allah akan beri kemenangan kalian atasnya, kemudian kalian akan perangi Dajjal dan Allah akan beri kemenangan kalian atasnya.” (HR Muslim)

Lalu kapan Nabiyullah Isa ’alihis-salaam akan turun dari langit diantar oleh dua malaikat di kanan dan kirinya? Menurut hadits-hadits yang ada Nabi Isa putra Maryam’alihis-salaam akan datang sesudah pasukan Imam Mahdi selesai memerangi pasukan Ruum menjelang menghadapi perang berikutnya melawan pasukan Dajjal. Pada saat itulah Nabi Isa ’alihis-salaam akan Allah taqdirkan turun ke muka bumi untuk digabungkan ke dalam pasukan Imam Mahdi dan membunuh Dajjal dengan izin Allah.
Begitu Imam Mahdi dan pasukannya mendengar kabar bahwa Dajjal telah hadir dan mulai merajalela menebar fitnah dan kekacauan di muka bumi, maka Imam Mahdi mengkonsolidasi pasukannya ke kota Damaskus. Lalu pada saat pasukan Imam Mahdi menjelang sholat Subuh di sebuah masjid yang berlokasi di sebelah timur kota Damaskus tiba-tiba turunlah Nabi Isa ’alihis-salaam diantar dua malaikat di menara putih masjid tersebut. Maka Imam Mahdi langsung mempersilahkan Nabi Isa ’alihis-salaamuntuk mengimami sholat Subuh, namun ditolak olehnya dan malah Nabi Isa ’alihis-salaam menyuruh Imam Mahdi untuk menjadi imam sholat Subuh tersebut sedangkan Nabi Isa ’alihis-salaam makmum di belakangnya.Subhanallah.
" ينزل عيسى بن مريم ، فيقول أميرهم المهدي : تعال صل بنا ،
فيقول : لا إن بعضهم أمير بعض ، تكرمة الله لهذه الأمة " .
"Turunlah Isa putra Maryam ’alihis-salaam. Berkata pemimpin mereka Al-Mahdi: "Mari pimpin sholat kami."Berkata Isa ’alihis-salaam: "Tidak. Sesungguhnya sebagian mereka pemimpin bagi yang lainnya sebagai penghormatan Allah bagi Ummat ini." (Al Al-Bani dalam ”As-Salsalatu Ash-Shohihah”)
Saudaraku, marilah kita bersiap-siap mengantisipasi kedatangan tanda-tanda Akhir Zaman yang sangat fenomenal ini. Tanda-tanda yang akan merubah wajah dunia dari kondisi penuh kezaliman dewasa ini menuju keadilan di bawah naungan Syariat Allah dan kepemimpinan Imam Mahdi beserta Nabiyullah Isa ’alihis-salaam.
Ya Allah, masukkanlah kami ke dalam barisan pasukan Imam Mahdi yang akan memperoleh satu dari dua kebaikan: ’Isy Kariman (hidup mulia di bawah naungan Syariat Allah) au mut syahidan (atau Mati Syahid). Amin ya Rabb.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Copyright 2010 The Brave Syuhada